Wednesday, 3 June 2015

Info Sehat : Obat Tradisional Di Dunia

Tips Sehat : Obat Tradisional Di Dunia SEBERAPA sering Anda memakai obat herbal? Pemakaian herbal yang utama tetaplah untuk obat tradisional. Jika membicarakan obat herbal ada 3 istilah yang terkait di dalamnya: obat asli, obat tradisional, dan obat bahan alam. Badan kesehatan dunia (WHO) mendefinisikan obat tradisional sebagai obat asli di suatu Negara yang digunakan secara turun http://goo.gl/RGomcm temurun di Negara itu atau Negara lain. Obat tradisional harus memenuhi criteria antara lain sudah digunakan minimal 3 generasi dan terbukti aman dan bermanfaat. Obat asli adalah suatu obat bahan alam yang ramuannya, cara pembuatannya, pembuktian khasiat, keamanan, serta cara pemakaiannya berdasarkan pengetahuan tradisional penduduk suatu daerah. Sedangkan obat bahan


alam adalah semua obat yang dibuat dari bahan alam yang dalam proses pembuatannya belum merupakan isolate murni. Obat bahan alam bisa berupa obat asli, obat tradisional, atau pengembangan dari keduanya. Ada beberapa prinsip cara pandang yang berbeda antara obat konvensional dan tradisional. Pengobatan tradisional lebih mengandalkan pada sifat warisan turun temurun walaupun sekarang sudah berkembang pada pembuktian ilmiah, dasar keilmuan yang digunakan beragam dari yang rasional hingga tidak rasional. Ini menyebabkan orang yang menggunakan pengobatan tradisional harus lebih teliti memilih jenis dan metoda pengobatan. Sifatnya yang tertutup mengakibatkan sulit berkembang, sehingga sulit diterima oleh kalangan luar. Mekanisme kerja tidak selalu


jelas, sehingga kadangkala sulit mengharapkan hasil yang sama jika pengobatan diulang. Namun makin tuanya umur suatu pengobatan makin banyak bukti empiris yang didapat. Ini bisa menjadi bekal berharga untuk tahap pengujian secara ilmiah. Pengobatan tradisional juga memiliki pendekatan yang lebih holistic, antara tubuh, pikiran dan jiwa. Poin terakhir inilah yang sering dianggap sebagai keunggulan pengobatan tradisional. Penerimaan negara-negara di dunia terhadap sistem pengobatan tradisional beraneka ragam. Berdasarkan kriteria yang dikeluarkan WHO ada 3 sistem yang berlaku. Yang pertama sistem integratif, Negara sudah mengakui keberadaan obat tradisional. Ini mendorong pemakaian obat tradisional di rumah sakit, lembaga penelitian, dan asuransi. Terdapat aturan


baku yang mengatur sistem produksi, regulasi, dan pengawasan obat tradisional. Negara yang mengatur sistem ini adalah China, Korea, dan Vietnam. Yang kedua adalah sistem inklusif. Obat tradisional sudah diakui, tetapi belum diintegrasikan pada pelayanan kesehatan nasional. Sistem ini biasanya dianut oleh Negara-negara maju seperti Inggris, Jerman, dan Kanada. Yang terakhir sistem toleran. Negara masih menganut sistem pelayanan kesehatan konvensional, tetapi pemakaian obat tradisional tidak dilarang. Sistem inilah yang saat ini paling banyak dianut oleh Negara-negara di dunia, termasuk Indonesia. Kertas kerja WHO menyebutkan hampir 80% populasi penduduk di Afrika menggunakan pengobatan tradisional dalam kehidupan mereka. Angka ini juga hamper berimbang


di Asia dan Amerika Latin. Di China, konsumsi herba untuk mengobati penyakit mencapai 30-50%. Di San Fransisco, London, dan Afrika Selatan 75% dari penderita HIV/AIDS menggunakan pengobatan komplementer lantaran medis tak banyak memberikan harapan. Sekitar 70% penduduk Kanada paling tidak sekali dalam hidupnya menggunakan obat tradisional. Di Jerman, Negara yang terkenal dengan tradisi homeopathynya, hamper 90% penduduknya menggunakan herbal untuk tujuan pengobatan dalam kehidupan sehari-hari mereka. Antara 1995-2000 tercatat ada 10.800 dokter yang mengambil pelatihan khusus dalam bidang pengobatan tradisional. Di Negara-negara Eropa lain, Amerika Utara, dan Negara-negara industry lain setidaknya 50% dari populasi penduduknya pernah menggunakan pengobatan alternative untuk


mengobati masalah kesehatan. Di http://goo.gl/1kHyOf Jepang 60-70% dokter meresepkan obat tradisional “kampo” untuk pasien mereka. Di Malaysia, obat tradisional melayu yang sebagian besar sama dengan Indonesia digunakan berdampingan dengan pengobatan China dan India.



Info Sehat : Obat Tradisional Di Dunia

No comments:

Post a Comment