Wednesday, 3 June 2015

Sahabat

Sahabat Bagaimana Mendapat Sahabat yang Baik? ”Kalau marah, aku perlu cerita ke seseorang. Kalau sedih, aku ingin ada yang menghiburku. Kalau bahagia, aku ingin ada yang turut merasakannya. Buatku, sahabat itu penting.”—Brittany. KATANYA, anak kecil butuh teman, sedangkan remaja butuh sahabat. Apa bedanya? Teman adalah orang yang menemanimu bermain. Sahabat adalah sahabatqq orang yang juga seprinsip denganmu. Selain itu, Alkitab menyatakan bahwa ”seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran”. (Amsal 17:17, Terjemahan Baru) Persahabatan seperti ini tidak dapat ditemukan di tempat bermain! Fakta: Saat beranjak dewasa, kamu butuh sahabat yang 1. Punya sifat-sifat yang dikagumi 2. Hidup


menurut standar yang terpuji 3. Punya pengaruh positif atas kamu Pertanyaan: Bagaimana kamu bisa menemukan sahabat yang memenuhi kriteria tersebut? Mari kita kupas satu per satu. Aspek Persahabatan #1—Sifat-Sifat yang Dikagumi Apa yang sebaiknya kamu ketahui. Tidak semua orang bisa menjadi sahabat dalam arti sebenarnya. Alkitab bahkan mengatakan bahwa ”ada teman yang cenderung menghancurkan satu sama lain”. (Amsal 18:24) Mungkin itu kedengarannya berlebihan. Tetapi, coba pikir: Pernahkah kamu punya ”teman” yang memanfaatkanmu? Bagaimana dengan ”teman” yang menggunjingkan kamu atau menyebarkan kabar angin yang tidak benar tentang kamu? Pengalaman seperti itu bisa merusak kepercayaan.* Bicara soal sahabat, ingatlah selalu bahwa kualitas


lebih penting daripada kuantitas! Apa yang dapat kamu lakukan. Pilihlah orang-orang yang sifatnya patut ditiru yang bisa dijadikan sahabat. ”Semua orang punya pandangan yang sangat http://goo.gl/Nk1d4B positif tentang sahabatku Fiona. Aku ingin orang lain bicara yang baik-baik tentang aku juga. Aku ingin punya reputasi kayak dia. Bagiku, dia layak dikagumi.



Sahabat

No comments:

Post a Comment