PT Duta Paramindo Sejahtera (DPS), pengembang apartemen Green Pramuka City (12,9 ha) di Jl Baypass Ahmad Yani, Jakarta Pusat, hampir menyelesaikan pengembangan tahap dua. Tahap pertama sebanyak empat tower telah diserahterimakan, tiga tower di antaranya sudah dihuni sekitar 3.000 KK. Menurut C.Y. Andreas, Marketing Manager DPS, pengembangan tahap kedua ini cheap virtual office jakarta mencakup empat tower, yaitu tower 5 – 8. Tower kelima telah selesai sejak akhir tahun lalu, sementara tower enam dan tujuh akn memasuki tahap tutup atap (topping off) sekitar Juli – Agustus 2015. Tower delapan rencananya akan topping off akhir tahun ini. Total rumah yang dipasarkan pada tahap dua sebanyak
3.850 unit. Andreas mengklaim penjualannya sudah sekitar 85 persen. “Akhir tahun ini kita akan membuka pemasaran tower ke-9 yang saat ini progres pembangunannya telah lantai 3, jadi pemasarannya belum kami buka tetapi telah mulai dibangun,” ujarnya saat topping off tower ke-5, di Jakarta, Selasa (23/6). Green Pramuka hanya menawarkan dua tipe, yaitu studio (21 m2) dan 2 kamar (33 m2) seharga Rp350 juta dan Rp550 juta. Sejak dikembangkan tahun 2010 penjualannya sudah mencapai 7.000 unit. Nanti semuanya sebanyak 12 tower terdiri atas 13.500 unit. Andreas mengatakan, sebanyak 70 persen konsumen Green Pramuka merupakan pengguna akhir (end user). Pada pemasaran tahap
pertama end user-nya lebih banyak 80-90 persen. Menurut Andreas, minat pembeli investor semakin besar lantaran mereka melihat kenaikan harganya marquee service office jakarta cukup besar. Dlm tiga tahun harganya naik hingga Seratus persen. Tipe dua kamar yang harganya dulu Rp250 juta, sekarang menjadi Rp500 jutaan. “Konsumen kita dulu datang dari seputar Jabodetabek, sekarang mulai banyak dari Kalimantan, Papua,” jg ada pungkasnya.
Tiga Tower Green Pramuka City Secepatnya Topping Off Cheap Virtual Office Jakarta
No comments:
Post a Comment