Thursday, 22 October 2015

Awan kelabu lirik

Awan kelabu lirik Tepat pada perayaan Idul Adha, kabar duka kembali datang dari Tanah Suci. Setelah musibah jatuhnya crane di Mekah, hari ini, ratusan jemaah meninggal dunia karena terinjak dan kekurangan oksigen di Mina. Hingga pukul 23.51 WIB, tercatat 719 orang meninggal dunia dan 850 luka-luka dalam peristiwa yang terjadi pukul 07.00 waktu http://davefeldberg.com/index.php/2015/10/19/want-some-insider-information-search-engine-optimization-secrets/ setempat atau saat jemaah akan melakukan ibadah lempar jumrah. Kejadian itu terjadi di antara tenda-tenda di kota yang terletak 5 kilometer dari Mekah. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir mengungkapkan kejadian tersebut berawal dari berhentinya sekelompok jemaah secara tiba-tiba. \”Kejadian terjadi di jalan menuju tempat lontar jumrah di antara


tenda-tenda di Mina. Awal kejadian karena ada sekelompok jemaah yang tiba-tiba berhenti, sehingga terjadi penumpukan dan desak-desakan,\” ungkap Arrmanatha melalui pesan singkat kepada Liputan6.com, Kamis (24/9/2015). Sementara itu, jemaah yang berada di belakangnya terus merangsak maju. Akibatnya, sebagian jemaah berjatuhan dan terinjak. \”Insiden terjadi pada pukul 11.00 WIB akibat saling dorong jemaah di area tenda Mina saat menuju ke lokasi jumrah aqobah,\” sebut Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu, Lalu Muhamad Iqbal. Seperti dikutip dari The Guardian, insiden terjadi saat dua kelompok besar peziarah bertemu di persimpangan besar. Desakan dan saling dorong tak terelakkan. Pemerintah Arab Saudi langsung bergerak cepat


ke tempat insiden. Sebanyak 220 ambulans dan 4.000 pekerja SAR dikerahkan ke tempat kejadian demi memperlancar proses evakuasi. Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Mekah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arsyad Hidayat menyatakan korban musibah Mina dari jemaah haji Indonesia baru diketahui satu orang. Petugas haji sedang mengidentifikasinya. \”Berdasarkan info dari tim di lapangan, ada satu korban dari Indonesia, sedang diidentifikasi. Mudah-mudahan dalam waktu dekat akan disampaikan identitasnya,\” ucap Arsyad saat konferensi pers di Media Center Haji di Mekah, Arab Saudi, Kamis (24/9/2015). Arsyad menambahkan, petugas haji juga sudah diterjunkan ke lokasi kejadian. \”Sedang berusaha menguasai medan lokasi agar tidak muncul korban


lebih banyak lagi,\” imbuh Arsyad. Selain itu, menurut dia, petugas haji juga dikirim ke rumah sakit di Mina. \”Banyak korban di sana,\” tukas Arsyad. Untuk mengetahui kabar mengenai kondisi jemaah haji Indonesia di Mekah, PPHI Daker Mekah membuka hotmail: +966 054 360 3154. Tim KJRI Jeddah segera bergerak ke tempat http://freecddvdburning.com/want-top-tips-about-search-engine-optimization-check-out-the-helpful-article-below/ kejadian untuk memastikan adakah WNI lain yang jadi korban. \”Tim KJRI Jeddah sudah menuju ke lokasi untuk mencari informasi dan berkoordinasi dengan otoritas setempat mengenai adanya korban WNI atau tidak,\” sebut Arrmanatha Nasir.



Awan kelabu lirik

No comments:

Post a Comment