Tuesday, 27 October 2015

Harga Gas Industri Sebanding dengan Biaya Pengangkutan

Meski harga Gas Industri turun, Tapi Biaya pengangkutan Tidak Turun Katadata – PT Pertamina Gas (Pertagas) menolak usulan pemerintah untuk menurunkan biaya pengangkutan atau transmisi (toll fee) gas. Agar bisa menurunkan harga gas untuk industri, pemerintah sebaiknya mendorong penurunan margin niaga perusahaan. \”Harapannya yang diturunkan adalah margin niaga gas bukan toll fee,” kata Sekretaris Perusahaan Pertagas Adiatma Sardjito berdasarkan siaran harga Gas Industri pers Pertagas, Senin (26/10). Pasalnya, margin yang diraup perusahaan transmisi gas seperti Pertagas ini tergolong lebih kecil dibandingkan margin yang diperoleh perusahaan sektor hulu dan distribusi atau niaga gas. Harga Gas Industri Adiatma mengklaim, rata-rata margin yang diperoleh perusahaan transmisi dari toll fee gas di Indonesia cuma lima persen. Sedangkan


rata-rata margin usaha sejenis di luar negeri sekitar 11 persen atau dua kali lipat lebih tinggi dari pasar di dalam negeri. Kondisinya berbanding terbalik dengan bisnis distributor dan niagas gas. Rata-rata margin yang dikeruk distributor atau perusahaan niaga gas di dalam negeri bisa mencapai 35 persen sampai 45 persen. Ini lebih tinggi dari margin usaha sejenis di Katadata luar negeri yang sekitar 25 persen. Sedangkan rata-rata margin di sektor hulu gas, baik di pasar internasional maupun di Indonesia, relatif hampir sama sekitar 16 persen.



Harga Gas Industri Sebanding dengan Biaya Pengangkutan

No comments:

Post a Comment