Tuesday, 27 October 2015

Menteri Sudirman Said Bertemu Bos freeport

Para Bos Freeport Di Amerika Temui Sudirman said Katadata – Kudah sepekan kabar perpanjangan hak tambang PT Freeport Indonesia kembali ramai dibincangkan. Tersebarnya surat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said kepada James R. Moffet menjadi awal perbincangan. Dalam dua lembar kertas yang ditujukan kepada Chairman of the Board Freeport McMoran, perusahaan pemilik Freeport yang berbasis di Sudirman Said Amerika, itu Sudirman menanggapi tentang permintaan perpanjangan operasi Freeport di Papua. Karena surat yang dilayangkan pada 7 Oktober 2015 tersebut, sebagian publik mengira pemerintah menyetujui perpanjangan kontrak Freeport hingga 2041, bertambah 20 tahun dari masa usai kontrak pada 2021. Atas informasi tersebut, Sudirman pun buru-buru \”meluruskannya\”. Menurut dia, tidak ada


kata-kata perpanjangan kontrak dalam surat tersebut. Surat itu sekadar rumusan yang menjadi solusi bagi persiapan kelanjutan investasi Freeport dalam jangka panjang. Namun, lagi-lagi masyarakat dibuat heboh terkait lawatan kenegaraan Presiden Joko Widodo ke Amerika Serikat. Pasalnya, Jokowi yang diiringi sejumlah menteri, di antaranya Sudirman, dan pengusaha dikabarkan akan bertemu pembesar Freeport. Dalam agenda yang beredar di Katadata sejumlah media, Presiden Jokowi direncanakan sarapan bersama para eksekutif Freeport McMoran di Wilard Hotel pada 26 Oktober 2015. Kabar tersebut dibantah oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.



Menteri Sudirman Said Bertemu Bos freeport

No comments:

Post a Comment