Malangnya Nasib Industri Migas Non Konvensional Katadata – Meski menghentikan aktivitas operasionalnya, perusahaan-perusahaan tersebut tidak lantas menutup kegiatan usahanya. Penghentian operasi ini hanya sementara hingga pemerintah mengeluarkan terkait sistem fiskal yang baru untuk migas non-konvensional. Aturan yang ada saat ini dianggap kurang menarik, bahkan cenderung merugikan kontraktor. Saat ini, sistem kontrak kerjasama dan aturan fiskal untuk Migas Non Konvensional migas non konvensional disamakan dengan migas konvensional. Padahal, kata Moshe, bisnis migas non-konvensional seperti CBM masih baru dan membutuhkan banyak uji coba (trial and error) agar bisa berhasil. Berbeda dengan migas konvensional yang sudah puluhan tahun ada, sehingga sistemnya pun seharusnya dibedakan. Hingga saat ini kontraktor CBM telah mengeluarkan investasi
hingga US$ 700 juta dalam kegiatan eksplorasi. Sementara risiko yang ada di industri ini sangat tinggi, mengingat belum ada yang berhasil menggarap proyek Katadata – CBM sampai berproduksi komersial. Jika eksplorasinya gagal, dana yang dikeluarkan bisa hilang, pemerintah pun tidak bisa menanggung kerugian dari kegiatan tersebut.
Perusahaan Migas Non Konvensional Terpaksa Ditutup
No comments:
Post a Comment