MotivasiCorner : Bijaksana Itu Mempermudah, Bukan Mempersulit Orang yang bijaksana memiliki pandangan yang jauh terhadap sebuah masalah. Mereka biasanya selalu melihat masalah dalam konteks yang luas, tidak berpikir sempit. Ketika membuat sebuah keputusan mereka juga tidak hanya mementingkan diri sendiri tapi memikirkan dampaknya bagi orang lain. Mereka tidak membatasi pikirannya pada kepentingan jangka pendek, tapi juga kemaslahatan http://goo.gl/5GvbWs jangka panjang. Semua sikap atau ucapan yang mereka lahirkan akan dirasakan tepat dengan berbagai situasi dan kondisi lingkungannya. Bijaksana adalah fitrah manusia. Lalu bagaimana cara membangkitkan fitrah ini agar kita sukses menjalankan sebagaimana Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam (SAW) dan para Sahabat dahulu kala? Berikut ini kiat-kiatnya. Rasulullah SAW bersabda,
“Permudahlah, jangan dipersulit. Besarkan hati jangan membuat orang lari,” (Riwayat Bukhari). 1. Kenali diri sendiri. Kenali apa saja kekurangan dan kelebihan kita sehingga kita bisa memperbaiki yang kurang dan mensyukuri yang lebih. Luangkan waktu untuk melakukan refleksi dan kontemplasi. Ini sangat baik karena kita bisa bertanya terus tentang kepada diri sendiri, apa yang telah kita perbuat hari ini? Sudah baikkah perbuatan kita hari ini? Apakah kesalahan yang telah kita lakukan hari ini? Apakah kita sudah menjadi orang yang dapat menempatkan diri dengan baik hari ini? 2. Tanyakan terus ke dalam diri agar kesadaran untuk mengubah diri menjadi bijaksana itu semakin
kuat. Allah Ta’ala berfirman, Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (al-Hasyr [59]:18) 3. Sadarilah bahwa pada hakikatnya kita tidak tahu apa-apa. Dengan demikian kita akan terus belajar dan tidak menganggap diri sudah pintar. Jadikan prinsip belajar yang tidak mengenal akhir sebagai prinsip hidup. Ini penting agar ketika menghadapi masalah, kita bisa berbaik sangka bahwa Allah Ta’ala sedang memberikan kita ilmu dari proses penyelesaiannya. 4. Belajarlah juga dari pengalaman, baik yang positif maupun negatif. Jadikan
penderitaan dan kesalahan yang pernah kita alami menjadi guru. Belajarlah http://goo.gl/FBEzyY juga dari alam. Belajarlah menyeimbangkan hidup bersama alam, karena orang bijak adalah mereka yang bisa mengikuti irama alam yang penuh keseimbangan dan keteraturan.
Tahukah Anda ? Bijaksana Itu Mempermudah, Bukan Mempersulit
No comments:
Post a Comment