Wednesday, 18 November 2015

Pria yang tidak subur ternyata memiliki risiko kanker lebih besar

Pria yang tidak subur ternyata memiliki risiko kanker lebih besar Kesuburan adalah hal yang cukup penting tetapi masih malu-malu dibicarakan oleh pria. Tetapi jika memang terjadi masalah kesuburan, penting bagi pria untuk langsung mencari cara mengatasinya. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa rendahnya tingkat kesuburan pada pria ternyata dapat menimbulkan risiko kanker yang besar. Dilansir dari Telegraph, penelitian terbaru menyebutkan bahwa http://tootoo.to/op/?redirect=www.ruangtani.com/10-cara-lengkap-dan-mudah-budidaya-ternak-jangkrik-menghasilkan/ pria dengan jumlah sperma lebih sedikit memiliki risiko terkena kanker testis lebih dari 10 kali lipat. Penelitian tersebut dilakukan oleh University of Texas dengan cara membandingkan risiko kanker dari 20.433 pria yang memiliki masalah kesuburan dengan pria yang telah terbukti subur. Dari hasil perbandingan data tersebut diketahui bahwa pria dengan


masalah kesuburan cenderung memiliki risiko kanker testis yang lebih besar. Dr. Robert Oates dari American Society for Reproductive Medicine menyatakan bahwa penelitian ini sangat penting guna mengetahui cara penanganan yang lebih baik. Hubungan yang diketahui ini dapat mencari cara untuk mengenali dan menanggulangi penyakit baik secara medis ataupun psikologis yang berpengaruh terhadap ketidaksuburan seseorang hingga menjadi kanker. Penelitian ini bukanlah yang pertama dalam menghubungkan kesuburan pria dengan risiko kanker. Sebelumnya, penelitian yang dilakukan di tahun 2013 menyebutkan bahwa pria yang mengalami azoospermic atau ketidaksuburan karena tidak adanya sperma pada mereka cenderung memiliki risiko terkena kanker lebih cepat 10 tahun dibanding


pria yang subur. Sebelumnya di tahun 2011 seorang peneliti dari Denmark menyatakan bahwa kualitas sperma yang rendah telah menurunkan semangat hidup seseorang tersebut. Walau masih belum diketahui apakah disebabkan karena masalah biologis atau sosial tetapi buruknya kualitas sperma juga didukung karena rendahnya tingkat testosteron seorang pria yang dapat berpengaruh terhadap perilakunya. Penelitian terbaru http://smart60.ru/go.php?url=http://www.ruangtani.com/16-cara-lengkap-dan-mudah-budidaya-jamur-tiram-putih/ ini juga sekaligus melengkapi penelitian-penelitian sebelumnya dan menjelaskan bahwa ketidaksuburan dan rendahnya kualitas sperma pada pria ternyata dapat menyebabkan berbagai masalah baik secara mental hingga kanker.



Pria yang tidak subur ternyata memiliki risiko kanker lebih besar

No comments:

Post a Comment