Monday, 4 January 2016

Perbaikan Industri Makanan Untuk Manufaktur

Katadata – Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, rencana penanaman modal tersebut melonjak lebih dari tiga kali lipat. Rencana investasi ini terdiri dari penanaman modal dalam negeri sebesar Rp 21,19 triliun dan penanaman modal asing sebesar Rp 163,73 Triliun. “Menunjukkan sektor ini masih menjadi penggerak pertumbuhan sektor manufaktur dalam beberapa tahun mendatang,” Industri Makanan kata Kepala BKPM Franky Sibarani dalam siaran resminya, Rabu, 30 Desember 2015. Menurut Franky, kenaikan rencana investasi sektor makanan juga mengindikasikan upaya pemerintah menjadikan Indonesia sebagai basis produksi dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) mulai menampakkan hasil. “Agar Indonesia menjadi basis produksi dan tidak hanya sebagai pasar bagi produk ASEAN


lainnya,” ujarnya. Sebelumnya, Badan Pusat Statistik mencatat produksi industri manufaktur besar dan sedang secara keseluruhan pada kuartal ketiga tahun ini mencetak pertumbuhan. Dibandingkan periode sama tahun lalu, pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang Katadata pada kuartal ketiga 2015 naik 4,22 persen Pencapaian itu didukung oleh kenaikan produksi industri farmasi 15,31 persen, industri pengolahan 13,53 persen, dan industri mesin serta perlengkapan sebesar 8,28 persen.



Perbaikan Industri Makanan Untuk Manufaktur

No comments:

Post a Comment