Bright Gas Pertamina Diluncurkan Katadata – Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM I.G.N. Wiratmaja Puja optimistis produk baru Pertamina tersebut mampu menarik konsumen sehingga beralih dari konsumsi elpiji subsidi ke non-subsidi. Taksirannya, perpindahan konsumen itu mencapai 20 persen. Jadi, dengan dana subsidi elpiji rata-rata Rp 26 triliun per tahun, potensi penghematan Bright Gas subsidi berkat kehadiran Bright Gas mencapai Rp 5,2 triliun. “Dana Rp 5,2 triliun itu bisa untuk membiayai pembangunan infrastruktur, kesehatan, dan sebagainya,\” imbuh Wiratmaja saat acara peluncuran produk Bright Gas di Jakarta, Jumat (23/10). Agar target pengurangan subsidi itu tercapai dan penyebaran produk elpiji non-subsidi tersebut meluas, pemerintah meminta Bright
Gas juga didistribusikan ke kota-kota besar selain Jakarta. Di tempat yang sama, Direktur Pemasaran Pertamina Ahmad Bambang mengatakan, sampai akhir tahun ini Pertamina menargetkan penjualan Bright Gas mencapai 100 ribu tabung. Dengan Katadata begitu, berdasarkan hitungannya, dana subsidi untuk elpiji tiga kilogram bisa berkurang Rp 1,1 triliun pada akhir 2015. “Subsidi per kilogram (elpiji tiga kilogram) sekitar Rp 2.000,” katanya.
Bright Gas Pertamina Diluncurkan
No comments:
Post a Comment