Sunday, 25 October 2015

Penyaluran Kredit Usaha Rakyat Tak Maksimal

Penyaluran Kredit Usaha Rakyat Tak Maksimal Katadata – Menurutnya, target penyaluran KUR yang dilimpahkan ke BRI dari pemerintah pada tahun ini sejumlah Rp 21,4 triliun. Peminjam akan dikenai bunga 12 persen. Namun karena program tersebut baru dimulai pertengahan Agustus, Irfan pesimistis dana sebesar itu tersalurkan sepenuhnya hingga akhir tahun. Sektor keuangan, terutama menyangkut kredit usaha rakyat, Kredit Usaha Rakyat merupakan bagian dari paket kebijakan ekonomi yang dikeluarkan pemerintah dalam menangani pelemahan ekonomi. Dalam paket keempat yang dikeluarkan pada pertengahan bulan ini, segmentasi Kredit Usaha Rakyat diperluas. Pelonggaran ini, misalnya, meliputi waktu peminjaman, menaikkan anggaran kredit, hingga memperbanyak jumlah bank penyalur kredit untuk para wong cilik. Oleh karena itu, Menteri


Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno berharap kredit usaha rakyat dapat dimanfaatkan sebaik mungkin. Apalagi bunga KUR saat ini tergolong rendah karena mendapat subsidi dari pemerintah. \”Harapannya bisa mencetak pengusaha baru kecil-kecil yang jadi besar dan berkembang,\” kata Rini. Sebetulnya, penurunan bunga KUR sudah diterapkan jauh hari sebelum keluarnya paket kebijakan. Sejak pertengahan tahun ini, pemerintah Katadata – telah memangkas bunga KUR dari 22 menjadi 12 persen. Tingkat bunga tersebut ditujukan bagi bank pemerintah yang ditetapkan sebagai pelaknsan penyalur kredit usaha rakyat.



Penyaluran Kredit Usaha Rakyat Tak Maksimal

No comments:

Post a Comment