Sunday, 25 October 2015

Berencana Kabut Asap Sangat Mengganggu Migas

Bencana Asap Ganggu Produksi Migas Katadata – Kepala Hubungan Masyarakat Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Elan Biantoro mengungkapkan, kabut asap di Papua Barat telah menganggu operasional kilang gas alam cair atau liquifed natural gas (LNG) Tangguh di Teluk Bintuni. Alhasil, salah satu kilang (train) yaitu Train 1 Produksi Migas Tangguh berhenti berproduksi selama dua hari pada 17-18 Oktober lalu. “Asap telah membuat filter (saringan) cepat kotor. Akibatnya alarm bunyi terus sehingga waktu perawatan menjadi cepat,” katanya kepada Katadata, Kamis (22/10). Saat ini, Train 1 Tangguh sudah kembali beroperasi. Namun, produksinya belum mencapai kapasitas terpasang sepenuhnya, yaitu sebesar 600 juta


standar kaki kubik per hari (MMScfd). Produksi Migas Meski sempat berhenti beroperasi, BP Berau Ltd. sebagai operator LNG Tangguh tidak menderita kerugian materiil akibat bencana tersebut. BP masih memiliki stok Katadata – gas alam cair yang cukup untuk dikirimkan kepada para pelanggannya. “Kerugian secara langsung tidak bisa dihitung karena komitmen kepada pembeli tetap terjamin,” kata Elan.



Berencana Kabut Asap Sangat Mengganggu Migas

No comments:

Post a Comment