Wednesday, 23 December 2015

Alumni ITB Tanyakan Hasil Kajian Blok Masela

Alumni ITB Tak Puas Atas Analisis Blok Masela Katadata – ika memakai fasilitas pengolahan gas terapung, maka kondisi kapal bisa saja goyang sewaktu-waktu. Karena berada di atas laut dengan memuat banyak kilang LNG di dalamnya. Dia menganggap FLNG hanya cocok dipakai untuk mengolah gas yang bersumber dari sumur lepas pantai yang cadangannya di bawah 1 triliun kaki kubik Alumni ITB (tcf). Selain itu, letak sumur antara satu dan yang lain juga harus berdekatan, sehingga kapalnya bisa berpindah-pindah tempat. Menurut dia, skema FLNG membutuhkan dana yang besar mencapai US$ 15 miliar atau sekitar Rp 210 triliun. Dengan biaya tersebut, komponen dalam negeri yang bisa terserap hanya 30-40 persen. Sementara jika dibangun


di darat, dia menganggap proyek tersebut dapat menyerap dan membuka lapangan pekerjaan lebih banyak. Dia sependapat Katadata dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Rizal Ramli yang mengusulkan agar pengembangan Blok Masela menggunakan skema pembangunan kilang di darat (onshore).



Alumni ITB Tanyakan Hasil Kajian Blok Masela

No comments:

Post a Comment