Friday, 17 July 2015

Janganlah kamu mengolok-olok suatu kaum

Janganlah jangan lagi Seputar hari setelah membayangi keadaan dengan daerah kami duduk suamiku mengajak berjalanjalan mengetahui; lingkungan sekitar. selama menelusuri jalan kami menyambangi beragam insan dekat sisi orangorang pribumi yang bila kami lihat dari raut wajahnya bisa diduga hasratl mereka mendekati dari turki arab korea maupun afrika.paket umroh promo rembulan desember 2015paket umroh Umroh Akhir Tahun 2015 murah ujung warsa 2015 sebagaimana keturunan Adam yang tak samasama tahu sementara berpaphasratn tentunya saling tak acuh. itu pula yang kita alami. tiap anak Adam berjalan tanpa perhatian sekitarnya terkadang mereka berjalan begitu cepat dan tergesa. namun hal tertera tak terus-menerus begini adanya. berkalikali seulas senyum menghiasi raut depan individu


yang tak kami ingat saat berpaphasratn menggunakan kami terlebih terkadang mereka not ogah menyebut beserta mengucap salam yang umum digunakan anak Adam mukminat kala bertemu.paket umroh murah final tahun 2015ya seulas seringai mereka sedemikian itu berjasa saat kami terpisah ribuan kilo dari sanak teman dan handai taulan. seulas seringai yang bihasrat beliah kita dapati saat berada dekat pertiwi minuman saat berjumpa sambil orangorang yang kita kenal.seulas senyum itu kini pada sini menjadi sesuatu yang mahir menjadi pengobat rindu bakal kediaman halaman. faktor seulas senyum ikhlas yang diberikan orangorang yang belum kita tahu sementara berpengaruh jauh dari darat(an) cairan menyadarkan perseorangan


kami bahwa kami sedang mempunyai sejawat seiman. .paket umroh promo rembulan desember 2015bagaimana senyum itu tibatiba menghias tampang mereka ketika berpaphasratn demi kita padahal tersurat kita tak silih mengenal pasti saja luar biasa beliah diterka baiklah faktor saya memakai sehelai kain penutup kepala. keadaan ini selaku inspirasintitas yang beliah dikenal oleh siapa pun bahwa kawula merupakan seorang muslimah.sehelai kain ujung kepala itu bisa melekatkan dua manusia yang silih bukan memahami kala berpaphasratn. mendekati kuceritakan di atas kami mencicipi tunggal ternyata sehelai tenunan penghabisan kepala termaktub pandai membalut persaudaraan. alasan ketika Umroh 2016 suamiku berjalanjalan seorang diri semua jiwa yang berpaphasratn dengannya not


tahu ingat bila ia seorang muslim.



Janganlah kamu mengolok-olok suatu kaum

No comments:

Post a Comment