Thursday, 10 December 2015

Pembangkit Terapung Diresmikan Jokowi

Katadata – Karadeniz dibuat oleh Karpowership, dengan kapasitas 120 megawatt (MW). Kapal pertama akan ditempatkan di Amurang, Sulawesi Utara. Pembangkit Terapung Empat kapal lainnya juga akan ditempatkan ke beberapa titik dengan kapasitas yang berbeda. Kapal kedua berkapasitas 240 MW akan dikirim ke Sumatera Utara. Tiga kapal lainnya dikirim Kupang, Ambon Pembangkit Terapung dan Lombok kapasitas masing-masing sebesar 60 MW. (Baca: Krisis Listrik di Sumut, Rini Minta 210 MW dari Inalum) Pada saat pengoperasian awal, pembangkit terapung ini menggunakan bahan bakar minyak (BBM). Setelah itu bahan bakarnya akan dikonversi menjadi gas. Kapal-kapal ini akan beroperasi di Indonesia selama lima tahun. PLN akan membeli


listrik dari kapal ini dengan harga Rp 1.700 – Rp 1.800 per kilowatt jam (kWh). Dengan begitu PLN mengklaim ada efisiensi sebesar Rp 350 miliar per tahun dibanding menggunakan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD). Sofyan mengatakan pengadaan kelima kapal tersebut dilakukan melalui tender terbuka. Tender tersebut diikuti 29 perusahaan. Katadata Dari 29 perusahan tersebut hanya dua yang dinyatakan sesuai dengan kriteria. “Tapi yang satu, mesinnya sudah lama dan juga sewa dari perusahaan lain, jadi terpilih yang ini,” ujar dia.



Pembangkit Terapung Diresmikan Jokowi

No comments:

Post a Comment